Logo

KEMENAG

KUKAR

Proposal Riset Ekoteologi MAN 2 Kukar Lolos 30 Besar OMI 2026

10 September 2026 | Administrator | 124 views
Proposal Riset Ekoteologi MAN 2 Kukar Lolos 30 Besar OMI 2026

Kukar (Humas) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kutai Kartanegara (Kukar) dalam ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026. Salah satu tim peserta dari MAN 2 Kukar berhasil lolos dalam tahap seleksi dan masuk dalam 30 besar proposal OMI 2026 bidang Riset yang masih melanjutkan ke tahap berikutnya.

Peserta MAN 2 Kukar tersebut mengikuti kategori Ekoteologi: Integrasi Keislaman dan Keilmuan. Setelah dinyatakan lolos, para peserta bersama pembimbing terus mematangkan persiapan untuk menghadapi tahapan seleksi selanjutnya, termasuk melakukan penyempurnaan terhadap proposal penelitian yang telah disusun.

Ditemui di sela-sela persiapannya Rabu (09/09/2026), pembimbing sekaligus pengajar MAN 2 Kukar, Rofi Indrawan, S.Kom., mengatakan bahwa capaian tersebut diharapkan tidak membuat peserta cepat puas. Ia meminta para peserta untuk tetap fokus serta menjaga kondisi kesehatan mental dan fisik selama mengikuti rangkaian seleksi.

“Saya berharap anak-anak tidak cepat puas dan terus fokus, serta menjaga kesehatan mental maupun fisik. Karena di tahap berikutnya saya yakin mereka bisa lebih percaya diri dan meraih hasil terbaik yang membanggakan,” ujarnya.

Rofi menjelaskan, persiapan yang dilakukan untuk menghadapi tahap berikutnya antara lain dengan memperbanyak referensi, mempelajari hasil penelitian lain, serta melihat hasil penelitian pada OMI sebelumnya. Hal tersebut dilakukan sebagai bahan evaluasi sekaligus upaya untuk meningkatkan kualitas penelitian yang mereka kembangkan.

Sementara itu, salah seorang peserta, Khessa Astina Maharani, mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian yang berhasil diraih. Ia berharap dapat kembali lolos ke tahap berikutnya dan terus memberikan hasil terbaik dalam kompetisi tersebut.

Menurut Khessa, salah satu pengalaman paling berkesan selama mengikuti proses seleksi adalah ketika bersama tim melakukan berbagai perbaikan terhadap proposal penelitian. Proses tersebut diisi dengan diskusi dan pencarian solusi untuk menyempurnakan penelitian yang mereka kerjakan.

Khessa juga mengajak para siswa madrasah lainnya untuk tidak ragu menunjukkan karya dan hasil penelitian yang dimiliki.

“Untuk teman-teman madrasah lain, jangan takut untuk menunjukkan karya terbaiknya. Semoga semakin banyak madrasah yang berani melakukan penelitian dan membuktikan bahwa madrasah juga dapat menghasilkan karya yang luar biasa,” pungkasnya.(sis)